Puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang digelar di Balai Pemuda Kota Surabaya pada Rabu 29 Juli 2026 berlangsung meriah. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadikan peringatan ini sebagai momen untuk semakin memperkuat investasi bagi anak-anak untuk masa depan.
Hal ini berarti memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam upaya memenuhi hak hak generasi masa depan, melindungi, dan juga memberikan dukungan terhadap tumbuh kembang anak, dalam rangka menuju generasi Surabaya yang cerdas, sehat, berkarakter, serta berdaya saing.
Tema Hari Anak Nasional 2026
Adapun tema HAN yang diusung pada tahun ini adalah “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan Anak Surabaya Hebat”, yang memang sejalan dengan komitmen Pemkot Surabaya di dalam mewujudkan sebuah kota yang ramah terhadap anak.
Terdapat ribuan anak memadati Balai Pemuda Surabaya. Anak-anak tersebut turut berpartisipasi dalam Festival Sayang Anak, peluncuran Gerakan yang disebut dengan Act for Early Years, sampai dengan Kelas Inspirasi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari, serta Dirjen KPM Kementerian Komunikasi dan Digital Fifi Aleyda Yahya.
Berbagai pesan yang menginspirasi disampaikan secara langsung, mulai dari terkait dengan pentingnya pendidikan, perlindungan anak, upaya pengembangan bakat, sampai dengan pendampingan di era digital.
Investasi Generasi Emas Lewat Act for Early Years
Puncak kegiatan diisi dengan prosesi penandatanganan Kesepakatan Bersama dari Pemkot Surabaya dan Koalisi Nasional PAUD Holistik Integratif (PAUD HI). Dimana kesepakatan tersebut memiliki tujuan memperkuat investasi dan kebijakan pengembangan anak berusia dini lewat Act for Early Years.
Gerakan Act for Early Years itu diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah, keluarga, dan juga masyarakat dalam mengembangkan kualitas anak sejak masih usia dini.
Eri Cahyadi menjelaskan bahwa pembangunan kota dan pembangunan karakter anak itu adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Menurutnya, keluarga adalah tempat pertama menanamkan nilai-nilai dan pembentukan masa depan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Ia juga menjelaskan, Kelas Inspirasi yang memiliki tajuk “Cerita Pemimpin, Inspirasi Anak Indonesia: Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan” menghadirkan sejumlah pemimpin nasional dengan tujuan supaya anak-anak bisa belajar secara langsung dari pengalaman mereka tentang meraih cita-cita serta mengabdi kepada masyarakat.
Kegiatan Peringatan HAN 2026 di Surabaya ini sendiri sudah dimulai sejak hari Selasa, 28 Juli 2026 mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai. Ada berbagai kegiatan yang dihadirkan, mulai dari penampilan seni, permainan edukatif, dan beberapa kegiatan interaktif anak-anak.
Peringatan HAN ini juga menjadi sebuah ajang untuk mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran atau kepedulian terhadap pemeliharaan hak-hak anak, serta turut mencegah terjadinya semua bentuk kekerasan, diskriminasi, ataupun eksploitasi terhadap anak.
Leave a comment